This Author published in this journals
All Journal Journal Khafi
Tri Muhammad Nur
STAI Aminullah, Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Paradigma dan Revolusi Ilmiah Thomas S. Kuhn: Relevansinya terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan Modern Tri Muhammad Nur
Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep paradigma dan revolusi ilmiah dalam pemikiran Thomas S. Kuhn serta relevansinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan modern. Paradigma merupakan kerangka konseptual yang menjadi landasan bagi komunitas ilmiah dalam menentukan persoalan, metode, dan standar penyelesaian masalah ilmiah. Menurut Kuhn, perkembangan ilmu pengetahuan tidak selalu berlangsung secara linear dan kumulatif, tetapi dapat mengalami perubahan mendasar melalui proses revolusi ilmiah. Proses tersebut meliputi tahap sains normal, munculnya anomali, terjadinya krisis, revolusi ilmiah, dan terbentuknya paradigma baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui penelaahan terhadap karya-karya Thomas S. Kuhn dan literatur yang relevan dengan kajian filsafat ilmu. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi gagasan utama Kuhn dan menghubungkannya dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Kuhn memberikan perspektif kritis terhadap anggapan bahwa ilmu pengetahuan berkembang melalui akumulasi fakta secara bertahap. Perkembangan ilmu juga dipengaruhi oleh perubahan kerangka berpikir, praktik komunitas ilmiah, serta kemampuan paradigma dalam menjelaskan berbagai fenomena baru. Dalam konteks ilmu pengetahuan modern, pemikiran Kuhn relevan untuk memahami perubahan teori, perkembangan teknologi, dan transformasi pendekatan penelitian. Dengan demikian, konsep paradigma dan revolusi ilmiah menegaskan bahwa ilmu pengetahuan merupakan proses dinamis yang terbuka terhadap evaluasi, kritik, dan perubahan konseptual.