Sri Rachmawati H Siregar
Universitas Satya Negara Indonesia, Jakarta Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Chatgpt Untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Sukarno Bahat Nauli; Agung Priambodo; Dian Ayu Palapa Putri; Riama Sibarani; Sri Rachmawati H Siregar; Bosar Panjaitan; Yuwan Jumaryadi
Journal Social Sciences And Technology For Community Service Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7 Nomor 2 September 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i2.2806

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Republik Indonesia merupakan generasi penerus bangsa yang akan menggantikan generasi orang tua mereka (Nauli, Panjaitan, et al., 2025). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Yadika 2, Melalui pelatihan penggunaan ChatGPT secara bijak, efektif, dan bertanggung jawab. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pesatnya perkembangan teknologi artificial intelligence yang semakin banyak digunakan dalam bidang pendidikan dan dunia kerja, sehingga siswa SMK sebagai calon tenaga kerja perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi tentang konsep dasar kecerdasan buatan, pengenalan ChatGPT beserta fungsi dan keterbatasannya, praktik langsung penggunaan ChatGPT untuk mendukung proses belajar, penyusunan tugas, serta pemecahan masalah sederhana sesuai kompetensi keahlian siswa. Pelatihan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan siswa secara aktif melalui studi kasus, simulasi, dan tanya jawab agar peserta mampu memahami manfaat dan risiko penggunaan ChatGPT dalam konteks pembelajaran dan dunia kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap fungsi ChatGPT sebagai alat bantu belajar yang dapat meningkatkan efisiensi dan kreativitas tanpa mengabaikan kemampuan berpikir kritis. Siswa juga menunjukkan sikap lebih selektif dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mempersiapkan lulusan SMK yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital. Evaluasi kegiatan Abdimas dilakukan dengan mengukur tingkat kepuasan terhadap 300 peserta pelatihan, terdapat 270 peserta dengan menjawab sangat puas, 15 peserta menjawab dengan puas, dan 15 peserta menjawab dengan cukup puas. Pihak sekolah sangat berharap agar yang akan datang dilakukan Pelatihan yang mendukung sesuai kurikulum pada sekolah kejuruan. Program ini diharapkan menjadi model pengabdian berkelanjutan berbasis teknologi pendidikan vokasi nasional.