Dewi Nizaroh
Universitas Sunan Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Komunitas Harmoni Alam dalam Kolaborasi dan Edukasi Lingkungan untuk Pengembangan Kewirausahaan Ecoprint di Kudus Dewi Nizaroh; Ulin Nuha
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 4, No 3 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v4i3.6265

Abstract

AbstractIn order to promote ecoprint-based business in Kudus Regency, this research examines the Harmoni Alam Community's function as a collaborative platform and environmental education program. This study uses a descriptive case study technique and a qualitative methodology. Data were gathered through interviews, observations, and documentation involving the community chairman, community members, educational partners, training participants, and relevant government agencies. The findings show that the Harmoni Alam Community functions as a platform for cooperation through joint exhibitions, information exchange, member business assistance, and networking with external parties. Through practice-based ecoprint training using natural materials, the community also serves as a medium for environmental education. These roles are supported by trust, creativity, training activities, and external networks, reflecting the importance of social capital in strengthening community-based entrepreneurship. However, these roles are hampered by shortages in human resources, production materials, digital marketing capabilities, and member consistency. The research implications emphasize the importance of community development, collaboration, and environmental education in supporting long-term creative entrepreneurship based on ecoprint.Keywords: Social Capital; Collaborative Platform; Community-Based Entrepreneurship; Ecoprint; Environmental Education. AbstrakUntuk memajukan usaha berbasis ecoprint di Kabupaten Kudus, penelitian ini mengkaji peran Komunitas Harmoni Alam sebagai wadah kolaborasi dan sarana pendidikan lingkungan. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan ketua komunitas, anggota komunitas, mitra pendidikan, peserta pelatihan, serta instansi pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Harmoni Alam berfungsi sebagai wadah kerja sama melalui pameran bersama, pertukaran informasi, pendampingan usaha anggota, dan pembangunan jejaring dengan pihak eksternal. Melalui pelatihan ecoprint berbasis praktik yang menggunakan bahan-bahan alami, komunitas ini juga berperan sebagai sarana pendidikan lingkungan. Peran-peran tersebut didukung oleh adanya kepercayaan, kreativitas, kegiatan pelatihan, dan jejaring eksternal, yang mencerminkan pentingnya modal sosial dalam memperkuat kewirausahaan berbasis komunitas. Namun, pelaksanaan peran tersebut terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia, bahan produksi, kemampuan pemasaran digital, dan konsistensi anggota. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan komunitas, kolaborasi, dan pendidikan lingkungan dalam mendukung kewirausahaan kreatif berbasis ecoprint yang berkelanjutan.Kata kunci: Modal Sosial; Platform Kolaboratif; Kewirausahaan Berbasis Komunitas; Ecoprint; Edukasi Lingkungan.