Nadia Nadia
Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN LITERASI BACA TULIS DALAM KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD NEGERI 128 PALEMBANG Nadia Nadia; Jayanti Jayanti; Jujur Gunawan Manullang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5209

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan tersebut adalah melalui kegiatan literasi baca tulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi baca tulis dalam kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 128 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan penelitian terdiri atas guru kelas dan siswa kelas V.A yang berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi baca tulis berperan positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan membaca, menulis, diskusi, dan tanya jawab membantu siswa memahami informasi, menganalisis masalah, menarik kesimpulan, serta mengemukakan pendapat secara logis. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 28 siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis dalam kategori sangat baik, 1 siswa dalam kategori baik, dan 2 siswa dalam kategori cukup baik. Dengan demikian, literasi baca tulis dapat menjadi sarana yang efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.