Pemahaman struktur kata kerja aktif dan pasif merupakan kompetensi esensial penopang literasi siswa kelas rendah, namun pembelajaran di SDN 4 Campur Gondang masih didominasi metode ceramah searah sehingga hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerapan metode bernyanyi berbantuan media papan AKPAS (Aktif Pasif) terhadap capaian hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas II. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen semu (quasi-experimental research) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian melibatkan 40 siswa kelas II yang terbagi secara purposive sampling ke dalam kelas eksperimen (20 siswa) dan kelas kontrol (20 siswa). Pengumpulan data menggunakan instrumen tes objektif pilihan ganda yang dianalisis menggunakan uji statistik parametrik melalui program SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan lonjakan rata-rata nilai kelas eksperimen dari 50,40 menjadi 86,00, lebih tinggi dari kelas kontrol yang meningkat dari 50,40 menjadi 78,80. Uji Independent Samples t-Test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05, yang membuktikan adanya perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antarkelompok. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi metode bernyanyi dan papan AKPAS efektif meningkatkan hasil belajar tata bahasa siswa melalui aktivasi multisensori yang menyenangkan. Kelebihannya terletak pada optimalisasi retensi memori jangka panjang, sedangkan kekurangannya memerlukan waktu persiapan guru yang lebih lama. Disarankan bagi guru kelas rendah untuk mengadopsi metode ini sebagai alternatif solutif dalam menciptakan atmosfer pembelajaran bahasa yang interaktif dan kreatif.