Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran bencana alam berbasis Augmented Reality terhadap hasil belajar murid di UPTD SD Negeri 075063 Tetehosi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar murid, dimana dari 31 murid, hanya 14 orang (45,16%) yang nilainya mencapa KKM 68 pada mata pelajaran IPAS. Kondisi tersebut ditemukan dalam pembelajaran yang masih didominasi buku teks dan gambar statis. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen (quasi-experimental) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 31 murid. Sampel penelitian terdiri atas 16 murid kelas eksperimen dan 15 murid kelas kontrol yang menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest sebanyak 20 butir soal. Data dianalisis menggunakan uji instrumen butir soal, dilanjut dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample t-Test dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 49,37 dan rata-rata posttest sebesar 84,37, sedangkan rata-rata pretest kelas kontrol sebesar 47,66 dan rata-rata posttest sebesar 75,33. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,71 dengan kategori tinggi, sedangkan nilai N-Gain kelas kontrol sebesar 0,55 dengan kategori sedang. Hasil Independent Sample t-Test memperoleh nilai (t) sebesar -2,124 dengan derajat kebebasan sebesar (df) sebesar 29, dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,042 < 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran bencana alam berbasis Augmented Reality terhadap hasil belajar murid.