This Author published in this journals
All Journal JS (Jurnal Sekolah)
Rina Heryani
Indonesia University of Education

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANTARA KURIKULUM DAN REALITA : ANALISIS TANTANGAN GURU SD DALAM IMPLEMENTASI LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN DI ERA DIGITAL Yuni Maulidina; Rina Heryani; Effy Mulyasari
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 4 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/z6ravw86

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the challenges faced by elementary school teachers in implementing cultural and civic literacy in the digital era. The method used is descriptive qualitative, with instruments including observation guidlines, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis consists of the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show a gap between the curriculum and practice, influenced by limited facilities, low levels of teachers’ digital competence, and the impact of digital media use on students’ character. Teachers’ adaptive efforts through integrative and collaborative strategies emerge as potential solutions. Keyword: Cultural Literacy, Civic Literacy, Digital Era, Elementary School Teachers   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan literasi budaya dan kewargaan di era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa pedoman observasi, wawancara semi-tersrtuktur, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kurikulum dan pratik yang dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas, rendahnya kemampuan kompetensi digital guru, serta dampak penggunaan media digital terhadap karakter siswa. Upaya adaptif guru melalui strategi integratif dan kolaboratif menjadi solusi yang potensial. Kata Kunci: Literasi Budaya, Literasi Kewargaan, Era Digital, Guru SD