This Author published in this journals
All Journal Lunggi Journal
Novianti
Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGELOLAAN RETRIBUSI PASAR DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI PASAR RAKYAT KARTIASA KABUPATEN SAMBAS PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Novianti; Desi Yuniarti; Sulastri
Lunggi Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar rakyat sebagai tempat transaksi ekonomi memerlukan pengelolaan yang baik agar pelayanan publik dapat berjalan optimal. Retribusi pasar menjadi salah satu instrumen Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang harus dikelola berdasarkan prinsip keadilan, amanah, tanggung jawab, dan kemaslahatan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan retribusi pasar dalam meningkatkan pelayanan publik di Pasar Rakyat Kartiasa Kabupaten Sambas berdasarkan perspektif ekonomi Islam, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola pasar, pedagang, serta pembeli sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan retribusi pasar di Pasar Rakyat Kartiasa telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Retribusi yang dipungut dimanfaatkan untuk menunjang operasional pasar serta peningkatan pelayanan publik, seperti kebersihan, keamanan, dan pemeliharaan fasilitas pasar. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa rendahnya kepatuhan sebagian pedagang dalam membayar retribusi yang memengaruhi efektivitas pengelolaan. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, pengelolaan retribusi pasar telah mengarah pada penerapan prinsip amanah, keadilan, tanggung jawab, dan kemaslahatan, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam aspek kepatuhan dan pengawasan agar pelayanan publik dapat terlaksana secara optimal.