Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Kepemimpinan Islam Dalam Organisasi Melalui Kegiatan Tatap Muka Dan Media Whatsapp: Studi Kasus Pimpinan Daerah Aisyiyah Buol: Islamic Leadership Communication within the Organization Through Face-to-Face Interaction and WhatsApp: A Case Study of the Aisyiyah Regional Leadership in Buol Zulfitri B. Kumuru; Nurhayati Md Taim; Nurunnisa Mutmainna
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 9: September - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i9.12365

Abstract

Komunikasi merupakan unsur strategis dalam kepemimpinan organisasi karena berfungsi menyampaikan informasi, mengoordinasikan kegiatan, membangun kepercayaan, dan menggerakkan anggota untuk mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses komunikasi, efektivitas komunikasi, transparansi informasi, dan kepemimpinan komunikasi dalam perspektif Islam pada Pimpinan Daerah Aisyiyah Buol, khususnya melalui kegiatan organisasi dan media WhatsApp. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas komunikasi organisasi dan wawancara dengan anggota organisasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi antara hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berlangsung melalui dua saluran utama, yaitu komunikasi langsung melalui rapat, pengajian, arisan, dan pertemuan rutin serta komunikasi tidak langsung melalui WhatsApp. Komunikasi dinilai efektif karena pesan relatif mudah dipahami, anggota memberikan respons cepat, dan klarifikasi dilakukan ketika muncul ketidakpahaman. Transparansi informasi juga berjalan baik karena informasi kegiatan disampaikan secara terbuka melalui komunikasi langsung, WhatsApp, dan surat resmi. Dari perspektif kepemimpinan Islam, pola komunikasi pimpinan menunjukkan keterbukaan, kejujuran, amanah, kesantunan, dan penerimaan terhadap masukan anggota yang merefleksikan prinsip musyawarah. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi komunikasi tatap muka dan digital dapat memperkuat efektivitas kepemimpinan organisasi Islam, dengan catatan penggunaan WhatsApp perlu dikelola secara lebih terstruktur agar tetap jelas dan tidak menimbulkan salah tafsir.