Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Komunikasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Hubungan Harmonis Di Sekolah: Studi Kasus Di SMK Negeri 1 Sarjo: Communication Management of Islamic Religious Education in Building Harmonious Relationships at School: A Case Study at SMK Negeri 1 Sarjo Gusriawan; Syafri; Nurunnisa Mutmainna
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 9: September - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i9.12366

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu unsur fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan karena proses pendidikan pada dasarnya melibatkan interaksi antara kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, komunikasi tidak hanya berorientasi pada efektivitas penyampaian pesan, tetapi juga harus mencerminkan nilai-nilai etis yang bersumber dari Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen komunikasi Pendidikan Agama Islam dalam membangun hubungan yang harmonis di SMK Negeri 1 Sarjo serta mengidentifikasi prinsip komunikasi Islam yang relevan dalam pengelolaan hubungan antarwarga sekolah. Artikel ini dikembangkan dari kajian studi kasus mengenai praktik komunikasi di SMK Negeri 1 Sarjo dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis difokuskan pada fungsi manajemen komunikasi, pola hubungan antaraktor pendidikan, dan implementasi prinsip qaulan sadida, qaulan baligha, qaulan ma'rufa, qaulan karima, qaulan layyina, dan qaulan maysura. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi memiliki posisi strategis dalam membangun koordinasi, menyamakan persepsi, menghindari kesalahpahaman, mengarahkan pelaksanaan tugas, serta memperkuat hubungan antara pimpinan, pendidik, peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat. Komunikasi yang berlangsung di SMK Negeri 1 Sarjo digambarkan telah mendukung terciptanya hubungan kerja yang baik dan proses musyawarah dalam pengambilan keputusan. Perspektif komunikasi Islam memberikan dimensi etis melalui tuntutan agar komunikasi dilakukan secara benar, efektif, santun, menghormati pihak lain, lembut, dan menyenangkan. Dengan demikian, manajemen komunikasi pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dapat menjadi instrumen penting dalam menciptakan iklim sekolah yang harmonis, kondusif, dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan.