Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PSIKOEDUKASI PERILAKU DAN KONSEKUENSI BAGI PENERIMA MANFAAT RUMAH PELAYANAN SOSIAL MANDIRI SEMARANG Zahra Arrantisi; Nauraleza Syazwina Tyan; Rahma Nuratiwi; Lina Nurviana; Fatma Kusuma Mahanani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62094

Abstract

Program psikoedukasi ini dilaksanakan di Rumah Pelayanan Sosial Mandiri Semarang yang dilatarbelakangi oleh keterbatasan pemahaman penerima manfaat dalam mengidentifikasi dan mengendalikan perilaku beserta konsekuensinya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai hubungan antara perilaku dan konsekuensinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui psikoedukasi yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan yang meliputi lima tahap, yaitu Pembukaan dan Penggalian Pengetahuan Awal, Psikoedukasi Perilaku dan Konsekuensi, Pengerjaan Worksheet, Permainan Edukatif berupa puzzle, serta Refleksi dan Penutup. Tahap pembukaan difokuskan pada penggalian pemahaman awal peserta sekaligus membangun rapport melalui diskusi interaktif. Psikoedukasi disampaikan secara interaktif melalui penjelasan mengenai hubungan perilaku dan konsekuensi. Pada tahap pengerjaan worksheet, peserta mengklasifikasikan perilaku positif dan negatif serta mendiskusikan implikasinya secara berkelompok. Kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif berbentuk puzzle untuk memperkuat pemahaman konsep, dan diakhiri dengan sesi refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi dan membedakan perilaku positif dan negatif serta memahami konsekuensi dasar dari perilaku tersebut. Kegiatan ini juga mendorong peserta menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari sehingga meningkatkan pemahaman konseptual awal mengenai hubungan antara perilaku dan konsekuensinya. Dengan demikian, psikoedukasi berpotensi menjadi strategi awal dalam mendukung pembentukan perilaku adaptif pada penerima manfaat.