Bayu Putra Akbar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETAHANAN AIR DI DESA LERENG GUNUNG: STUDI KASUS KRISIS AIR BERSIH DESA CANDI REJO, KABUPATEN SEMARANG Muhammad Fadhil Rafif; Rifa Damai Evlinsi; Bayu Putra Akbar; Gayatri Metaly Putri Sugito; Ghefira Rizky Maulida; Andhina Putri Heriyanti
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis air bersih menjadi permasalahan yang semakin sering terjadi di kawasan lerengpegunungan akibat perubahan kondisi lingkungan, keterbatasan infrastruktur air, danmeningkatnya tekanan terhadap sumber daya air. Desa Candirejo, Kabupaten Semarang,merupakan salah satu wilayah di lereng Gunung Ungaran yang mengalami kerentanan krisis airterutama pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkunganfisik, sistem pengelolaan air bersih, serta strategi adaptasi masyarakat dalam mempertahankanketahanan air. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dandesain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dandokumentasi terhadap masyarakat, pengelola BP SPAM, serta pemerintah desa. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penurunan debit Sungai Tuntang, keterbatasan distribusi air perpipaan,tingginya kandungan kapur pada sumur bor, serta minimnya sarana penyimpanan air menjadifaktor utama penyebab krisis air di Desa Candirejo. Masyarakat melakukan berbagai strategiadaptasi, seperti penghematan penggunaan air, pemanfaatan sumber air alternatif sepertiSendang, penggunaan sistem distribusi bergilir antarwilayah, serta kerja sama dengan pihakluar melalui program CSR untuk penyediaan air bersih. Selain itu, pembangunan bendungandan pengelolaan air berbasis masyarakat melalui BP SPAM menjadi bagian penting dalammenjaga keberlanjutan pasokan air. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan airmasyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan fisik, tetapi juga oleh kemampuanadaptasi sosial, pengelolaan sumber daya air, dan dukungan infrastruktur yang memadai.