Tuntutan pendidikan pada era modern mendorong adanya pembaruan dalam prosespembelajaran, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik.Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tidak hanya berfokus pada penguasaan materi,tetapi juga diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah,serta keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar. Namun, pelaksanaan pembelajaranIPA di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih menghadapi sejumlah kendala, antaralain penggunaan strategi pembelajaran yang kurang beragam dan belum terintegrasi secaraoptimal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar serta pemahaman konsepyang belum mendalam. Berbagai strategi pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasismasalah (Problem-Based Learning), pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning),serta pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), telah banyakditerapkan dan menunjukkan potensi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Akan tetapi,penerapan strategi tersebut umumnya masih dilakukan secara terpisah sehingga keunggulanmasing-masing belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, kajian ini bertujuanuntuk merumuskan model integratif strategi pembelajaran inovatif melalui studi literatur. Hasilkajian menunjukkan bahwa penggabungan berbagai strategi pembelajaran tersebut mampumenciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, meningkatkan partisipasi peserta didik, sertamemperkuat pemahaman konsep secara lebih menyeluruh. Dengan demikian, model integratifyang dikembangkan berpotensi menjadi alternatif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswaSMP secara lebih efektif.