Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PILAR TRANSFORMASI EKONOMI: ONE VILLAGE ONE PRODUCT (OVOP) Aulia Ramadhani; Dahlia Aprilia; Popon Novianti; Ghina Hasanova; Angga Al- Farizi; Viona Rahmalia Rahmayadhi; Santosa Santosa; Putri Nazwa Amelia; Ainun Tharishah; Sandi Ramadhan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.64001

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat Kelompok 10 Universitas Subang melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) dilaksanakan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, dengan fokus pada pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pendekatan One Village One Product (OVOP). Potensi perkebunan kopi dan gula aren di Dusun Cihaur Kulon belum memberikan nilai tambah secara optimal bagi masyarakat. Permasalahan yang ditemukan meliputi rendahnya harga jual, ketergantungan produsen dan petani terhadap bandar, keterbatasan pengolahan pascapanen, keterbatasan fasilitas produksi, serta kondisi akses jalan menuju kawasan perkebunan yang belum memadai. Program ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, memperkuat identitas dan daya saing produk, memperluas peluang pemasaran, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi masalah, sosialisasi, pendampingan, demonstrasi pengolahan kopi, pengembangan branding dan kemasan, serta penyusunan rekomendasi pengembangan infrastruktur. Sasaran kegiatan meliputi pengrajin gula aren, petani kopi, kelompok tani, pelaku UMKM, Pemerintah Desa Cupunagara, dan masyarakat Dusun Cihaur Kulon. Kegiatan diarahkan untuk menghasilkan identitas produk gula aren dan kopi, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai branding, kemasan, dan pemasaran, mendukung penyediaan sarana pengolahan kopi sederhana, serta merumuskan rekomendasi perbaikan akses jalan. Program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap perantara.