Memasuki fase dewasa awal, individu mulai dihadapkan dengan pergeseran tanggung jawab finansial yang akan dilakukan secara mandiri. Transisi ini tidak jarang memicu kecemasan dan stress terkait kondisi finansial sehingga berpengaruh terhadap kesejahteraan finansial individu. Secara teoritis, kesejahteraan finansial dapat dipengaruhi oleh faktor personal dan perilaku. Internal Locus of Control mendukung pengelolaan keuangan yang efektif, sementara perilaku keuangan yang positif memberikan dorongan pada individu untuk berpegang pada rencana pengelolaan, yang berkontribusi terhadap kesejahteraan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Internal Locus of Control terhadap kesejahteraan finansial pada 289 individu dewasa awal berusia 18-35 tahun di Indonesia, serta mengeksplorasi peran mediasi perilaku keuangan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner online dengan menggunakan skala Internal Locus of Control, Financial Behavior scale, dan InCharge Financial Distress/Financial Well-Being (IFDFW) scale dan dianalisis secara kuantitatif dengan PROCESS macro. Hasil penelitian menunjukkan hubungan tidak langsung yang signifikan, dimana perilaku keuangan menjembatani jalur mediasi antara Internal Locus of Control dan kesejahteraan finansial secara penuh dengan arah efek negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa Internal Locus of Control berhubungan dengan kesejahteraan finansial individu dewasa awal hanya jika disertai dengan perilaku finansial yang efektif, yang menggambarkan peran konteks situasional pada individu dewasa awal.