Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sentuhan Sport Science Berbasis Kepelatihan Olahraga bagi Guru PJOK dalam Rangka Pembinaan Ekstrakurikuler di Sekolah Roma Irawan; Romi Mardela; Ikhwanul Arifan; Indri Wulandari; Rinaldi Rinaldi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.254

Abstract

Pembinaan olahraga melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan perkembangan peserta didik melalui aktivitas fisik yang disusun secara sistematis dan berkesinambungan. Akan tetapi, implementasinya masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya berkaitan dengan belum meratanya penguasaan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap penerapan prinsip sport science dalam kepelatihan pada fase usia pembinaan. Tujuan memperkuat kompetensi guru PJOK dalam menyusun dan menerapkan program pembinaan ekstrakurikuler yang berlandaskan ilmu keolahragaan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kombinasi pemaparan materi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik lapangan, simulasi coaching process, serta evaluasi kegiatan. Materi mencakup pengelolaan kepelatihan usia pembinaan, strategi pencegahan cedera, talent identification, psikologi prestasi, pengembangan kapasitas fisik dalam bolabasket, serta implementasi coaching process dan coaching method pada futsal. Pendekatan pembinaan tersebut mengacu pada perkembangan keilmuan yang menempatkan atlet muda sebagai individu yang sedang berkembang sehingga aspek fisik, teknik, taktik, psikologis, sosial, pertumbuhan, dan kematangan biologis perlu dipertimbangkan secara simultan. Hasil memperlihatkan peningkatan pemahaman guru terkait penyusunan latihan berdasarkan kebutuhan peserta didik, pengenalan potensi secara multidimensional, strategi pencegahan cedera, pengembangan kapasitas fisik, serta penggunaan metode kepelatihan yang sesuai dengan karakteristik permainan. Integrasi sport science dalam kegiatan ekstrakurikuler berpotensi memperkuat profesionalitas guru PJOK sekaligus mendukung terbentuknya pola pembinaan olahraga sekolah yang lebih sistematis, berbasis bukti, aman, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik dalam jangka panjang.
Sentuhan Sport Science Berbasis Kepelatihan Olahraga bagi Guru PJOK dalam Rangka Pembinaan Ekstrakurikuler di Sekolah Roma Irawan; Romi Mardela; Ikhwanul Arifan; Indri Wulandari; Rinaldi Rinaldi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.254

Abstract

Pembinaan olahraga melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan perkembangan peserta didik melalui aktivitas fisik yang disusun secara sistematis dan berkesinambungan. Akan tetapi, implementasinya masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya berkaitan dengan belum meratanya penguasaan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap penerapan prinsip sport science dalam kepelatihan pada fase usia pembinaan. Tujuan memperkuat kompetensi guru PJOK dalam menyusun dan menerapkan program pembinaan ekstrakurikuler yang berlandaskan ilmu keolahragaan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kombinasi pemaparan materi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik lapangan, simulasi coaching process, serta evaluasi kegiatan. Materi mencakup pengelolaan kepelatihan usia pembinaan, strategi pencegahan cedera, talent identification, psikologi prestasi, pengembangan kapasitas fisik dalam bolabasket, serta implementasi coaching process dan coaching method pada futsal. Pendekatan pembinaan tersebut mengacu pada perkembangan keilmuan yang menempatkan atlet muda sebagai individu yang sedang berkembang sehingga aspek fisik, teknik, taktik, psikologis, sosial, pertumbuhan, dan kematangan biologis perlu dipertimbangkan secara simultan. Hasil memperlihatkan peningkatan pemahaman guru terkait penyusunan latihan berdasarkan kebutuhan peserta didik, pengenalan potensi secara multidimensional, strategi pencegahan cedera, pengembangan kapasitas fisik, serta penggunaan metode kepelatihan yang sesuai dengan karakteristik permainan. Integrasi sport science dalam kegiatan ekstrakurikuler berpotensi memperkuat profesionalitas guru PJOK sekaligus mendukung terbentuknya pola pembinaan olahraga sekolah yang lebih sistematis, berbasis bukti, aman, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik dalam jangka panjang.