Zaimuddin Zaimuddin
Universitas Nurul Jadid, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Media Sosial dalam Membentuk Akhlak Qur'ani Generasi Z: Analisis Jalur terhadap Variabel Paparan Konten, Pemahaman Al-Qur'an, dan Perilaku Sosial Zaimuddin Zaimuddin; Luthviyah Romziana; Ahmad Sahidah
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 2 : SERUMPUN (JULY-AUGUST 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i2.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam membentuk akhlak Qur'ani Generasi Z melalui model analisis jalur (path analysis) dengan pemahaman Al-Qur'an sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 409 mahasiswa Muslim Generasi Z yang terdaftar aktif di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Indonesia, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert 5 poin yang terdiri atas 40 butir pernyataan dan dianalisis menggunakan path analysis berbasis AMOS 24.0 dengan teknik bootstrapping 5.000 resampling untuk pengujian mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) paparan konten Al-Qur'an di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman Al-Qur'an (β = 0,412; p = 0,000); (2) intensitas penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman Al-Qur'an (β = 0,287; p = 0,000); (3) pemahaman Al-Qur'an berpengaruh positif dan signifikan terhadap akhlak Qur'ani (β = 0,389; p = 0,000); (4) paparan konten Al-Qur'an berpengaruh langsung terhadap akhlak Qur'ani (β = 0,234; p = 0,000); dan (5) pemahaman Al-Qur'an terbukti memediasi secara signifikan pengaruh paparan konten Al-Qur'an terhadap akhlak Qur'ani (indirect effect = 0,160; 95% CI [0,098; 0,224]). Model penelitian mampu menjelaskan 51,2% variansi akhlak Qur'ani dengan seluruh indikator goodness-of-fit terpenuhi (CFI = 0,953; RMSEA = 0,057). Temuan ini menegaskan bahwa media sosial memiliki potensi strategis sebagai instrumen pembentukan akhlak Qur'ani Generasi Z, dengan pemahaman Al-Qur'an sebagai mekanisme transmisi yang esensial antara paparan konten digital dan transformasi perilaku sosial islami.