H. M. Arsyad Almakki
STAI Rakha Amuntai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Bamumula dalam Masyarakat Banjar: Etnopedagogi Islam dan Filantropi Berbasis Komunitas di Desa Tamunti Kabupaten Tabalong H. M. Arsyad Almakki; Zulfa Jamalie
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 2 : SERUMPUN (JULY-AUGUST 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i2.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tradisi bamumula dalam masyarakat Banjar di Desa Tamunti, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, sebagai media pendidikan Islam berbasis komunitas yang memiliki dimensi filantropi. Bamumula merupakan praktik sosial pra-pernikahan yang melibatkan partisipasi kolektif masyarakat dalam bentuk kontribusi material dan tenaga secara sukarela. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bamumula merupakan bentuk filantropi komunal Islam yang berfungsi sekaligus sebagai sarana internalisasi nilai ta'awun, ukhuwwah, ikhlas, dan amal jama'i. Sistem resiprositas dalam bamumula tidak bersifat transaksional melainkan dilandasi oleh nilai keberkahan dan tanggung jawab sosial-religius. Tradisi ini dapat dikaji melalui empat teori filantropi: altruisme komunal, gift economy, moral economy, dan filantropi Islam berbasis zakat-infaq-sedekah (ZIS). Temuan ini menunjukkan bahwa bamumula merupakan bentuk etnopedagogi Islam yang relevan dan hidup dalam konteks pendidikan Islam kontemporer.