Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Biaya Pekerjaan Struktur Baja pada Bangunan Gor Bulutangkis Menggunakan Software Tekla Structures: Studi Kasus Pembangunan Gor Bulutangkis Balikpapan Tennis Stadium Reynaldy Adzhar; Irna Hendriyani; Martheana Kencanawati
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.745

Abstract

Pada proyek pembangunan GOR Bulutangkis Balikpapan Tennis Stadium, perhitungan estimasi biaya struktur baja masih dilakukan secara manual yang rentan menghasilkan selisih volume dan pembengkakan biaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil perhitungan volume dan estimasi biaya pekerjaan struktur atap baja menggunakan pendekatan Building Information Modelling (BIM). Penelitian ini membandingkan hasil dari perangkat lunak Tekla Structures dengan perhitungan konvensional pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) konsultan guna mendapatkan hasil estimasi anggaran yang lebih presisi dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa RAB konvensional. Detail Engineering Design (DED), dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kota Balikpapan tahun 2022. Tahapan penelitian diawali dengan pemodelan 3D dari elemen struktur atap baja (rafter, tie beam, dan purlin) menggunakan software tekla structure 2026. Setelah itu, perangkat lunak secara otomatis mengekstraksidata Quantity Take-Off (QTO) guna mendapatkan volume material aktual. Volume tersebut dikalkulasikan dengan AHSP untuk menghasilkan total biaya, yang selanjutnya dianalisis komparasinya terhadap perhitungan konvensional konsultan. Hasil penelitian menunjukkan total volume struktur atap baja dari konsultan adalah 18.229,34 kg, sedangkan hasil ekstraksi Tekla Structures sebesar 17.501,25 kg, sehingga terdapat selisih 728,08 kg. Estimasi biaya konvensional konsultan bernilai Rp766.725.857,44, sementara Tekla Structures menghasilkan anggaran yang lebih efisien yaitu Rp736.102.601,25. Terdapat penghematan biaya sebesar Rp30.623.256,19 atau 4,16%. Kesimpulannya, pemodelan menggunakan Tekla Structures memberikan ekstraksi QTO dan estimasi biaya yang lebih detail dan akurat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan BIM menghitung komponen sambungan secara otomatis dan menghindari kesalahan pembulatan manual.