Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Analisis Perubahan dan Pergeseran Struktur Jembatan Gantung Pasir Awi Leuwisadeng Bogor – Jawa Barat Yamrudin Yamrudin; Madjumsyah Hariadi; Muhammad Isradi
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i9.577

Abstract

Pembangunan Jembatan Gantung Pasir Awi Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah mengalami perubahan dan pergeseran struktural akibat perbedaan antara kondisi lapangan dan perencanaan awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan dan pergeseran struktur jembatan berdasarkan kondisi aktual lapangan dan hasil penyelidikan tanah, serta menentukan penyesuaian desain dan pekerjaan tambahan Change Contract Order / CCO) yang diperlukan. Variabel yang dianalisis meliputi perubahan pada struktur pilon, counterweight (beban penyeimbang), fondasi, jalan pendekat, jembatan pendekat, volume pekerjaan, biaya, dan waktu pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui survei lapangan, rekayasa lapangan, penyelidikan tanah, analisis daya dukung dan stabilitas fondasi, perhitungan struktur, serta evaluasi perubahan volume dan biaya pekerjaan. Penelitian ini tidak menggunakan sampel maupun teknik pengambilan sampel karena objek penelitian berfokus pada pembangunan Jembatan Gantung Pasir Awi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi aktual lapangan menyebabkan perubahan pada beberapa bagian pekerjaan, yaitu panjang jalan pendekat berubah dari 137 meter menjadi 129 meter, lokasi Counterweight 1 bergeser 1 meter, Pilon 2 bergeser 3 meter, dan Counterweight 2 bergeser 4 meter. Dimensi *pile cap* Pilon 1 berubah dari 5 × 7 meter menjadi 7 × 7 meter, sedangkan kedalaman *pile cap* Pilon 2 berubah dari 1,25 meter menjadi 3,5 meter. Perubahan tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi tanah dan kondisi aktual lokasi pekerjaan agar struktur dapat memenuhi persyaratan keamanan dan stabilitas. Dampak dari perubahan teknis tersebut menyebabkan nilai kontrak meningkat dari Rp5.376.024.000,00 menjadi Rp5.702.568.000,00, sementara waktu pelaksanaan tetap 150 hari kerja. Dengan demikian, perubahan desain dan pekerjaan tambahan diperlukan untuk menyesuaikan pelaksanaan konstruksi dengan kondisi aktual lapangan tanpa mengurangi kualitas, keamanan, stabilitas, dan fungsi struktur jembatan.