Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Fundamental Keuangan dan Tata Kelola terhadap Praktik Manajemen Laba pada Konstituen Indeks SRI-KEHATI Lili Anggraini; Agung Nurmansyah; Cahyo Budi Santoso
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i9.593

Abstract

Manajemen laba merupakan tindakan oportunistik manajemen dalam mengatur laba yang dilaporkan melalui kebijakan akuntansi tertentu. Praktik ini dapat menurunkan kualitas laporan keuangan dan menyesatkan pengguna laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas, profitabilitas, leverage, dan corporate governance terhadap manajemen laba pada perusahaan yang terindeks SRI-KEHATI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian terdiri dari 19 perusahaan yang terdaftar dalam Indeks SRI-KEHATI periode 2020-2024 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 95 observasi. Manajemen laba diukur menggunakan Modified Jones Model dengan proksi Absolute Discretionary Accruals (ABS_DA). Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas (CR), profitabilitas (ROA), leverage (DER), dan corporate governance (KI) secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap manajemen laba dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000; 0,000; 0,000; dan 0,001. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung 64,537 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,730 menunjukkan bahwa kombinasi keempat variabel independen mampu menjelaskan 73% variasi manajemen laba. Likuiditas, profitabilitas, leverage, dan corporate governance masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap manajemen laba, dan secara simultan keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan pada perusahaan yang terindeks SRI-KEHATI periode 2020-2024. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi keuangan dan mekanisme pengawasan perusahaan berperan dalam menekan praktik manajemen laba.