Friska Sarmi Anjani
Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kabupaten Kolaka, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN SISWA Erfina Erfina; Annisa Nurul Izzah; Tri Meindayani Adzar; Nur Hidayat; Nadiyah Pratiwi; Friska Sarmi Anjani; Windy Wulandari; Charles Daber Tajeng
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.15603

Abstract

ABSTRACT Bullying in elementary schools is not recognized as problematic behavior, when it appears as teasing, negative nicknames, exclusion, or actions perceived as jokes. This condition shows the importance of education that helps students recognize its forms, impacts, and prevention strategies. This community service activity aimed to provide anti-bullying education to students at SD Negeri 1 Puosu to strengthen their understanding of bullying and preventive actions. The activity was conducted on August 3, 2026, involving 50 students from Grades 4, 5, and 6 through a participatory approach covering preparation, implementation, and evaluation. Materials were delivered through interactive presentations, questions and answers, discussions, and visual images. Evaluation was conducted through observation, verbal responses, questions and answers, discussions, and reflection using sticky notes. The results showed that students could identify diverse forms of bullying, understand its effects on victims’ feelings and comfort, and describe preventive actions, including respecting others, avoiding teasing or hurting peers, supporting victims, and reporting incidents to teachers. Sticky-note reflection provided space for students to express feelings, commitments, and positive messages. This activity can serve as a step to strengthen students’ understanding and awareness and support a safe school environment. ABSTRAK Perundungan di sekolah dasar sering belum dikenali siswa sebagai perilaku bermasalah, khususnya ketika muncul dalam bentuk ejekan, julukan negatif, pengucilan, atau tindakan yang dianggap sebagai candaan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi yang membantu siswa mengenali bentuk, dampak, dan cara mencegah perundungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi anti-bullying kepada siswa SD Negeri 1 Puosu agar memahami bentuk dan dampak perundungan serta mengenali tindakan pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Agustus 2026 dengan melibatkan sekitar 50 siswa kelas IV, V, dan VI menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi, contoh situasi, dan media visual gambar edukatif. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi, respons verbal, tanya jawab, diskusi, dan refleksi menggunakan sticky notes. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa dapat mengenali bentuk perundungan yang beragam, memahami dampaknya terhadap perasaan dan kenyamanan korban, serta menyebutkan langkah pencegahan berupa saling menghargai, tidak mengejek atau menyakiti teman, membantu korban, dan melaporkan kejadian kepada guru. Refleksi melalui sticky notes memberi ruang bagi siswa untuk menyampaikan perasaan, komitmen, dan pesan positif. Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran siswa serta mendukung lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.