Penerangan merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif, terutama pada kegiatan produksi koprah (kelapa tua) yang masih dilakukan secara tradisional. Di Kampung Kaduela RT 05 RW 02, Desa Kaduela, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, proses produksi koprah sering berlangsung pada kondisi pencahayaan yang kurang memadai, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja, mengurangi kenyamanan, serta menurunkan efektivitas aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, dilakukan penerapan instalasi penerangan sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan kerja pada proses produksi koprah. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan pencahayaan, perancangan instalasi penerangan, pemasangan sistem penerangan yang dilengkapi sensor cahaya (LDR/Photocell) sehingga lampu dapat menyala dan mati secara otomatis sesuai kondisi lingkungan, serta evaluasi terhadap hasil penerapan. Sistem ini dirancang agar mudah dioperasikan, hemat energi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Hasil penerapan menunjukkan bahwa instalasi penerangan mampu meningkatkan intensitas cahaya pada area produksi sehingga aktivitas masyarakat dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman, terutama pada sore hingga malam hari. Selain itu, penggunaan sensor cahaya otomatis memberikan efisiensi penggunaan energi listrik karena lampu hanya beroperasi saat diperlukan. Dengan demikian, penerapan instalasi penerangan pada proses produksi koprah di Kampung Kaduela RT 05 RW 02 memberikan manfaat dalam meningkatkan keselamatan kerja, kenyamanan, dan efisiensi penggunaan energi. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan teknologi sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung aktivitas produksi secara berkelanjutan.