Irmasari Mesdi Pratiwi
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen kurikulum muatan lokal berbasis Arab Pegon dalam pembelajaran kitab kuning Irmasari Mesdi Pratiwi; Gilang Abiyyu Ridho Sugiyanto
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 7 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i7.24003

Abstract

This study is focused on examining how local content curriculum management based on Arab Pegon is carried out in the teaching of classical Islamic text (kitab Kuning at the Al-Ihsan Religious and social Foundation located in Karas, Magatean. Mowadays, in globalized world, many modern school often overlock local cultural practices such as Arab Pegon. This research utilizeda qualitive approach and used a descriptive method for field study. Information was gathered through organized interviews with the leaders and educators of the foundation, ongoing observations in the field, and an analysis of documents. The finding show that the management of the Arab Pegon curriculum is part of a well organized plan that includes choosing materials, standardized training for teacher, ongoing assessment. This management approach effectively maintints local Islamic traditions while also improving studens ablilities to understand classical writings. The implications of this research provide a useful guide for Islamic education instutions to implement traditional curricula within a contempory management fremawork. Abstrak Studi ini meneliti bagaimana pengelolaan kurikulum konten lokal Arab Pegon diterapkan dalam studi buku kuning di Yayasan Pendidikan dan Sosial-Keagamaan Al-Ihsan Karas di Magetan. Banyak lembaga pendidikan kontemporer mengabaikan adat istiadat budaya lokal seperti Arab Pegon di dunia yang saling terhubung ini. Dengan menggunakan teknik kualitatif dengan pendekatan studi lapangan deskriptif, studi ini mencatat bahwa wawancara terorganisir dengan kepala yayasan dan guru, observasi lapangan berkelanjutan, dan analisis dokumen membantu mengumpulkan data. Penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Arab Pegon berada dalam struktur yang disiplin yang terdiri dari pemilihan materi, pelatihan guru dalam standar pengajaran, dan pengujian berkala. Metode pengelolaan ini berhasil melestarikan warisan budaya Islam lokal sekaligus meningkatkan keterampilan membaca siswa dalam interpretasi karya klasik. Hasil studi ini menawarkan contoh yang baik bagi sekolah-sekolah Islam untuk merencanakan pengelolaan modern dalam mengajarkan mata pelajaran tradisional mereka.