Karman
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi model CIPP dalam evaluasi program pembelajaran pendidikan agama Islam: Kajian literatur Siti Jubaedah Ghani; Mahawi; Ika Rostika; Akhmad Fauzi; Karman
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 8 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i8.24347

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Context, Input, Process, Product (CIPP) evaluation model in Islamic Religious Education learning and to identify its strengths, weaknesses, and implications for improving instructional quality. This research employs a qualitative approach using a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA framework. Data were collected from relevant national and international scientific articles and analyzed using content analysis to identify patterns within each CIPP component. The findings reveal that, in the context dimension, Islamic Religious Education has not been fully based on students’ contextual needs, making it less responsive to digital era challenges. In the input dimension, limitations were found in teachers’ competencies, digital technology skills, and curriculum alignment with learners’ needs. In the process dimension, instruction remains predominantly conventional, indicating that student-centered learning is not yet optimally implemented. In the product dimension, learning outcomes are still mainly assessed cognitively, while affective and spiritual aspects are not comprehensively measured. Overall, the CIPP model is proven to be a comprehensive evaluation framework; however, its implementation in Islamic Religious Education still requires strengthening across all components to ensure greater relevance and meaningful learning outcomes. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan implikasinya terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola pada setiap komponen CIPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks, pembelajaran PAI belum sepenuhnya berbasis analisis kebutuhan kontekstual peserta didik sehingga kurang adaptif terhadap tantangan era digital. Pada aspek input, ditemukan keterbatasan kompetensi guru, kesenjangan penguasaan teknologi, serta ketidaksesuaian sebagian kurikulum dengan kebutuhan peserta didik. Pada aspek proses, pembelajaran masih didominasi pendekatan konvensional sehingga implementasi pembelajaran aktif belum optimal. Pada aspek produk, evaluasi hasil masih berfokus pada aspek kognitif, sedangkan aspek afektif dan spiritual belum terukur secara komprehensif. Secara keseluruhan, model CIPP terbukti efektif sebagai pendekatan evaluasi yang komprehensif, namun implementasinya dalam pembelajaran PAI masih memerlukan penguatan pada seluruh komponen agar lebih relevan dan bermakna.