Pergerakan harga saham pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 selama periode 2023–2025 menunjukkan fluktuasi yang dinamis, dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi, ketidakpastian pasar global, serta sentimen investor. Perubahan harga saham yang tidak menentu mendorong perlunya analisis mendalam berbasis signalling theory guna memahami sejauh mana respon pasar terhadap kinerja fundamental keuangan internal yang dipublikasikan oleh emiten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang diproyeksikan melalui Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Price to Book Value (PBV) terhadap perubahan harga saham pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 periode 2023–2025, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis (uji t dan uji F) dengan alat bantu software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (uji F), variabel ROA, ROE, dan PBV berpengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham. Secara parsial (uji t), variabel ROA memiliki pengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham. Namun, variabel ROE dan PBV secara parsial ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham pada perusahaan indeks LQ45 periode 2023–2025