Puput Srikuncari
Universitas Islam Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi, Komitmen Organisasi, dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Puput Srikuncari; Mulki Siregar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kompetensi, komitmen organisasi, dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap kinerja pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 pegawai yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 22. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, model telah memenuhi uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, kompetensi, komitmen organisasi, dan pemanfaatan AI secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 80,653; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,854 menunjukkan bahwa 85,4% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, seluruh variabel juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan komitmen organisasi sebagai variabel yang memberikan pengaruh paling dominan, diikuti kompetensi, motivasi kerja, dan pemanfaatan AI. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai memerlukan strategi yang terintegrasi melalui penguatan kompetensi, peningkatan komitmen organisasi, pengembangan motivasi kerja, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi AI sebagai pendukung transformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang efektif.