Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KERAPATAN LAMUN DENGAN KEPADATAN BIVALVIA DI PESISIR PANTAI ORI KECAMATAN PULAU HARUKU Asyik Nur Allifah; Rosmawati Rosmawati
Biosel Biology Science and Education Vol. 7 No. 1 (2018): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidika
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.299 KB) | DOI: 10.33477/bs.v7i1.395

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 Maret – 21 April 2017 di Pesisir Pantai Ori Kecamatan Pulau Haruku. Tipe penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Untuk menghitung hubungan dari kerapatan lamun dan kepadatan bivalvia digunakan analisis korelasi sederhana dengan rumus pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah total kerapatan lamun di Pesisir Pantai Ori Kecamatan Pulau Haruku pada kedua transek sebesar 367,5 ind/m² yang termasuk dalam kategori rapat/lebat, sedangkan jumlah total kepadatan bivalvia pada kedua transek sebesar 6 ind/m². Hasil perhitungan uji korelasi diketahui nilai korelasi sebesar 0,347 yang berarti bahwa hubungan dari kerapatan lamun dan kepadatan bivalvia di Pesisir Pantai Ori kecamatan Pulau Haruku sangat lemah diperkuat dengan taraf signifikansi sebesar 0,653 lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti bahwa tidak ada hubungan kerapatan lamun dengan kepadatan bivalvia di pesisir pantai Ori kecamatan pulau haruku. Kata Kunci: Kerapatan Lamun, Kepadatan Bivalvia
LAMA PENYIMPANAN STEK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) Asyik Nur Allifah; Muhammad Rijal
Biosel Biology Science and Education Vol. 7 No. 2 (2018): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidika
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.059 KB) | DOI: 10.33477/bs.v7i2.649

Abstract

Tanaman ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) merupakan salah satu tanaman Holticultura yang dijadikan tanaman pangan dan perdagangan. Sebagai tanaman pangan, ubi kayu sumber karbohidrat bagi sekitar 500 juta manusia di dunia. Di Indonesia tanaman ubi kayu ini menempati urutan ketiga setelah padi dan jagung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, objek pengamatan dalam penelitian ini adalah jenis ubi kayu yang berbatang putih yang diambil pada posisi batang bagian tengah 25 cm dari pangkal batang dan 25 cm dari ujung batang yang disimpan dengan lama penyimpanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa lama penyimpanan berpengaruh pada taraf 5% dan 1% terhadap pertumbuhan ubi kayu. Berdasarkan uji beda menyatakan bahwa P1 berbeda bila dibandigkan dengan perlakuan lainnya, dengan tinggi tanaman untuk P1 = 29,9 cm dengan jumlah daun 17,7 helai. Hasil pengamatan bahwa lama penyimpanan stek terhadap pertumbuhan tanaman ubi kayu pada tahap perlakuan tanpa penyimpanan dengan rataan perlakuan adalah 29,9 cm, penyimpanan satu minggu 24,23 cm dan penyimpanan dua minggu 22,5 cm Kata Kunci: Lama Penyimpanan Stek, Tinggi Tanaman, Jumlah Daun