Aminuddin Syam
Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN BERBASIS KELUARGA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS WONGKONDAYA Herman F Langkamuda; Arlin Adam; Darti Darti; Aminuddin Syam
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.62595

Abstract

Stunting berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan peran aktif keluarga melalui promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas promosi kesehatan berbasis keluarga terhadap perilaku pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Wongkondaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan stunting. Analisis data meliputi analisis univariat, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan analisis N-Gain untuk mengukur efektivitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi kesehatan berbasis keluarga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan stunting dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) pada seluruh variabel. Analisis N-Gain menunjukkan bahwa intervensi mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku responden, meskipun tingkat efektivitasnya masih berada pada kategori rendah. Kesimpulan: promosi kesehatan berbasis keluarga efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dalam pencegahan stunting pada balita, sehingga pendekatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu strategi promotif dan preventif dalam program percepatan penurunan stunting.