Kesehatan reproduksi remaja masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, baik di tingkat global maupun nasional, termasuk di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Media sosial memiliki potensi sebagai sarana edukasi dan literasi kesehatan yang mampu meningkatkan pengetahuan serta membentuk perilaku kesehatan reproduksi remaja. Menganalisis pengaruh media sosial terhadap pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi remaja SMA/SMK di Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta menguji peran pengetahuan kesehatan reproduksi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 8 dan SMK Negeri 6 Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sampel sebanyak 250 responden dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan aplikasi SmartPLS versi 4.0 melalui uji bootstrapping. Media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja (β=0,419; p<0,001) dan perilaku kesehatan reproduksi remaja (β=0,636; p<0,001). Pengetahuan kesehatan reproduksi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja (β=0,146; p=0,023). Selain itu, pengetahuan kesehatan reproduksi memediasi secara parsial pengaruh media sosial terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja (p=0,041). Media sosial berpengaruh positif terhadap pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi remaja. Pengetahuan kesehatan reproduksi berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh media sosial terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja.