Caprin Sinurat
Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PETUGAS DALAM IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN DI PUSKESMAS BUNTURAJA TAHUN 2024 Caprin Sinurat; Kintoko Rochadi; Vierto Irennius Girsang; Otniel Ketaren; Frida Lina Tarigan
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.63838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku petugas dalam implementasi promosi kesehatan di Puskesmas Bunturaja Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bunturaja Kecamatan Siemat Nempu, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Waktu yang diperlukan untuk penelitian ini adalah Oktober tahun 2024 yang dimulai dari survei awal, penyusunan proposal, penelitian, dan sidang tesis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Petugas Kesehatan yang ada di Puskesmas Bunturaja baik yang bekerja di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dengan jumlah 70 orang. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap petugas dengan implementasi promosi kesehatan. Petugas dengan pengetahuan baik dan sikap positif cenderung lebih banyak melaksanakan promosi kesehatan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan signifikan dengan implementasi promosi kesehatan dengan nilai p < 0,001, sedangkan sikap memiliki nilai p = 0,008. Umur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan implementasi promosi kesehatan, dengan nilai p = 1,000. Sebaliknya, tingkat pendidikan, lama bekerja, dan profesi memiliki hubungan yang signifikan dengan implementasi promosi kesehatan, masing-masing dengan nilai p = 0,012, p = 0,039, dan p < 0,001. Implementasi promosi kesehatan di Puskesmas Bunturaja tergolong tinggi, yaitu sebanyak 62 orang (93,9%) petugas melaksanakan kegiatan promosi kesehatan. Secara keseluruhan, pengetahuan, sikap, pendidikan, lama bekerja, dan profesi menunjukkan keterkaitan dengan pelaksanaan promosi kesehatan, sedangkan umur tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat perlu ditafsirkan secara hati-hati karena distribusi data yang tidak seimbang menyebabkan quasi-complete separation pada model regresi logistik.