Ni Kadek Yuanita Adriana Ardianti
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa terhadap Keberagaman Budaya dalam Lingkungan Kampus Multikultural di Universitas Negeri Surabaya Dieni Nur Ilmi Fauziah Rakhmadiana; Meutya Faiha Adila Maharani; Ni Kadek Yuanita Adriana Ardianti; Redita Amalia Fasa; Dzakiyul Afkar Abdillah Nur Muhammad; Ari Khusumadewi
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v11i2.15082

Abstract

Keberagaman budaya di lingkungan kampus merupakan faktor penting yang mempengaruhi interaksi sosial dan pengalaman akademis mahasiswa. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia memiliki mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut memberikan peluang untuk memperluas wawasan dan membangun toleransi sosial, tetapi juga memberikan tantangan dalam komunikasi dan adaptasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap keberagaman budaya di kampus UNESA dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi sosial mereka dalam lingkungan akademis multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 mahasiswa dari berbagai fakultas dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memandang keberagaman budaya sebagai kesempatan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan memperkaya pengalaman akademis mereka. Namun, beberapa mahasiswa menghadapi tantangan dalam memahami norma-norma sosial dari budaya yang berbeda. Faktor-faktor utama yang memengaruhi persepsi mahasiswa meliputi pengalaman sosial, kebijakan universitas, dan lingkungan akademik. Sebagai kesimpulan, meskipun keberagaman budaya berdampak positif bagi mahasiswa, diperlukan kebijakan dan program yang lebih inklusif dari universitas untuk mendorong interaksi yang harmonis di kampus. Rekomendasi yang diajukan dalam penelitian ini meliputi penguatan program orientasi budaya bagi mahasiswa baru, peningkatan kebijakan inklusivitas, dan pengoptimalan kegiatan sosial yang melibatkan partisipasi mahasiswa lintas budaya.