Idah Maulidah
Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Digital Overstimulation Pada Anak Usia Dini: Dampaknya Terhadap Atensi, Regulasi Emosi, Dan Perilaku Khairunnisa; Idah Maulidah; Mimin Muthoharoh
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 4 No. 2 (2024): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/m71p8d43

Abstract

Paparan konten digital berdurasi pendek dan berganti cepat kerap dianggap sebagai stimulasi yang wajar bahkan bermanfaat bagi anak usia dini, padahal intensitas dan kecepatan paparan tersebut berpotensi menimbulkan overstimulasi yang mengganggu kemampuan dasar anak dalam memusatkan perhatian, mengelola emosi, dan berperilaku sesuai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digital overstimulation terhadap atensi, regulasi emosi, dan perilaku anak usia dini melalui tinjauan literatur naratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan naratif (narrative review), data dihimpun dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021 hingga 2026 dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan sintesis tematik naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa paparan konten digital berkecepatan tinggi berkaitan dengan penurunan rentang atensi anak, peningkatan perilaku emosional seperti tantrum dan impulsivitas sebagai indikator regulasi emosi yang terganggu, serta perubahan perilaku berupa ketergantungan pada stimulasi instan dan menurunnya toleransi terhadap aktivitas yang membutuhkan kesabaran. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka analisis tiga dimensi, yaitu atensi, regulasi emosi, dan perilaku, yang mengintegrasikan temuan-temuan yang selama ini tersebar dan dibahas secara terpisah pada masing-masing dimensi, sekaligus menawarkan peta dampak yang lebih utuh bagi pendidik anak usia dini dalam merancang respons pedagogis terhadap digital overstimulation.