Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan UMKM Melalui Workshop Penguatan Kapasitas Pemasaran Digital, Orientasi Pasar Global, dan Akses Pembiayaan sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Usaha di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Dava Syugar Amanda; Suprihno Suprihno; Syofatun Nadifah; Moh. Ali Akbar Karim Amrullah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1274

Abstract

Program pendampingan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penguatan kapasitas UMKM di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, yang masih menghadapi keterbatasan literasi pemasaran digital, orientasi pasar, dan akses pembiayaan. Kegiatan diwujudkan dalam bentuk workshop bertema penguatan pemasaran digital, orientasi pasar global, dan akses pembiayaan, dengan tujuan mendorong pelaku UMKM mengelola usahanya secara lebih adaptif dan berdaya saing. Pendekatan yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi dan penguatan kapasitas (capacity building), meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan workshop, serta pendampingan lanjutan. Subjek kegiatan adalah pelaku UMKM aktif di Desa Wates yang dipilih berdasarkan kebutuhan penguatan pemasaran, orientasi pasar, dan pembiayaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan media sosial dan marketplace, pentingnya branding dan identitas produk, serta kebutuhan memperhatikan karakteristik dan segmentasi konsumen. Peserta juga memperoleh wawasan awal mengenai kesiapan memasuki pasar yang lebih luas, mencakup kualitas produk, kemasan, dan standar layanan, serta pemahaman dasar mengenai literasi keuangan dan alternatif pembiayaan usaha. Perubahan yang teramati bersifat peningkatan pengetahuan dan kesiapan awal, bukan bukti langsung peningkatan penjualan atau keberhasilan memasuki pasar global. Program ini merekomendasikan pendampingan lanjutan yang lebih terstruktur agar hasil workshop dapat diterapkan secara berkelanjutan.