Antrean di proses pendaftaran dapat mengakibatkan waktu tunggu yang lama dan berdampak negatif pada kenyamanan pasien. Hasil pengamatan selama program magang di RSUD Muara Bengkal menunjukkan bahwa durasi tunggu pasien masih terbilang lama, penggunaan aplikasi Mobile JKN dalam pendaftaran masih minim, dan pengetahuan masyarakat tentang keuntungan serta cara penggunaannya masih perlu ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan melalui pemanfaatan Mobile JKN sekaligus memperdalam pemahaman pasien mengenai fitur pendaftaran antrean secara online. Metodologi yang digunakan mencakup observasi dan wawancara, penentuan prioritas masalah dengan metode Urgency, Seriousness, and Growth (USG), analisis penyebab menggunakan diagram fishbone, pengembangan Rencana Aksi, edukasi, serta distribusi leaflet dan poster. Aktivitas edukasi dan penyebaran leaflet dilaksanakan di area pendaftaran RSUD Muara Bengkal pada 21 Mei 2026, sedangkan poster ditempatkan di sekitar area pendaftaran dan ruang tunggu. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pasien dan masyarakat memperoleh pengetahuan baru tentang fungsi, keuntungan, fitur, dan cara menggunakan Mobile JKN, termasuk dalam pengambilan antrean secara online. Sejumlah pasien juga menunjukkan minat untuk memanfaatkan Mobile JKN setelah mendapatkan informasi lebih lanjut. Hasil dari kegiatan ini berupa edukasi langsung, leaflet, dan poster yang memberikan informasi tentang penggunaan Mobile JKN. Program ini berkontribusi dalam upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi layanan pendaftaran serta digitalisasi layanan kesehatan di RSUD Muara Bengkal.