This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Rika Rizky Maharani
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE DAN COMPANY SIZE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA SEKTOR PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023 Rika Rizky Maharani; Sitti Hajerah Hasyim; Azwar Anwar
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.19493

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Pengaruh Corporate Governance dan Company Size terhadap Financial Distress pada Sektor Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023. Mekanisme corporate governance yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepemilikan isntitusional. Company size diukur menggunakan total asset. Financial distress diukur menggunakan altman Z-Score. Populasi pada penelitian ini adalah 92 perusahaan sektor properti, dengan teknik purposive sampling diperoleh 15 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data penelitian diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan Perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi BEI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode dokumentasi terhadap laporan keuangan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dan uji hipotesis menggunakan SPSS, dengan model regresi yaitu financial distress = α + β1.corporate governance × β2.company size + ϵ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa corporate governance berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress dan company size berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress. Secara simultan corporate governance dan company size berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Variabel company size menjadi variabel paling dominan dalam memengaruhi financial distress pada Perusahaan sektor properti di Bursa Efek Indonesia.