Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan short pass dan long pass terhadap ketepatan passing pada ekstrakulikuler sepak bola di SDN 118 Palembang. Jenis penelitian yang diambil adalah kuantitatif dengan menggunakan Quasi Eksperiemental Design dengan desain two group pretest-posttest dengan menggunakan analisis data melalui SPSS. Subjek yang diambil terdiri dari 30 siswa SD Negeri 118 Palembang yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola. Kriteria hipotesis output “Independent Sampel T-Test”, jika nilai sig. (2-tailed) < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterim (tidak dapat perbedaan). Berdasarkan hasil penelitian ini adalah diterima ha jika T hitung < T tabel dan ditolak H0 jika T hitung > T Tabel. Maka pernyataan hipotesis (1) adanya pengaruh metode latihan short pass terhadap ketepatan passing sepakbola pada ekstrakulikuler SD Negeri 118 Palembang dengan T hitung 4,762 > 2,048 T tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan short pass terhadap ketepatan passing sepak bola siswa SD Negeri 118 Palembang.. Sedangkan pernyataan hipotesis (2) adanya pengaruh latihan long pass terhadap ketepatan passing sepakbola pada ekstrakurikuler SD Negeri 118 Palembang. Ho ditolak dan Ha diterima dikarenakan T hitung 4.762 > 2,048 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan long pass terhadap ketepatan passing sepak bola siswa SD Negeri 118 Palembang. Dan hipotesis (3) adanya perbedaan yang signifikan dari kedua latihan tersebut (short pass dan long pass) dimana short pass lebih berpengaruh dibandingkan long pass terhadap ketepatan passing sepak bola pada ekstrakulikuler siswa SD Negeri 118 Palembang.