Perkembangan teknologi digital pada era revolusi industri 4.0 mendorong munculnya media pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis pengalaman visual. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah augmented reality, yang mampu mengintegrasikan objek virtual ke dalam lingkungan nyata secara real time. Penelitian ini bertujuan menerapkan teknologi imersif berbasis augmented reality sebagai media inovatif dalam upaya pelestarian warisan budaya Lampung pada mata kuliah New Media Program Studi Desain Komunikasi Visual Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode design research melalui pendekatan Double Diamond yang terdiri dari tahapan discover, define, develop, dan deliver. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi, wawancara, kuesioner, dan user testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek budaya Prasasti Palas Pasemah menjadi objek yang paling potensial untuk dikembangkan sebagai media pembelajaran berbasis AR karena memiliki nilai historis dan visual yang kuat. Pengembangan media dilakukan melalui perancangan konsep visual, user flow, pembuatan model 3D berbasis photogrammetry, serta pengembangan prototipe AR menggunakan platform Assemblr EDU. Hasil implementasi yang dikelompokkan menunjukkan bahwa media Augmented Reality memperoleh respons dan persepsi yang sangat positif dalam mendukung ketertarikan, keterlibatan, dan pengalaman belajar mahasiswa terhadap budaya Lampung secara lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian ini mengindikasi bahwa penerapan teknologi imersif berbasis augmented reality berpotensi menjadi media kreatif dan inovatif dalam pembelajaran sekaligus pelestarian budaya lokal di era digital.