Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Buku Cerita Flip-Flap Dwibahasa untuk Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris di SD Karakan Exchel Putri Wulandari; Lemmuela Alvita Kurniawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi September - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan buku cerita interaktif dwibahasa sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Inggris bagi siswa kelas 2 SD Karakan, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penguasaan kosakata dan rendahnya motivasi belajar siswa akibat pembelajaran yang masih berorientasi pada latihan soal tertulis, serta belum tersedianya media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran Fase A Kurikulum Merdeka. Pelaksanaan kegiatan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi terhadap dua buku cerita interaktif bertema hewan dan buah-buahan dengan desain flip-flap. Kegiatan melibatkan satu guru bahasa Inggris dan 20 siswa kelas 2 di SD Karakan, Sleman, Yogyakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki minat yang tinggi terhadap buku, mampu mengingat kembali kosakata yang dipelajari melalui kuis sederhana, serta berpartisipasi lebih aktif selama pembelajaran. Guru juga menilai bahwa kedua buku telah sesuai dengan kebutuhan belajar siswa dan selaras dengan kurikulum yang berlaku. Dengan demikian, buku cerita interaktif yang dikembangkan terbukti menjadi media pembelajaran kosakata bahasa Inggris yang efektif bagi siswa kelas rendah sekolah dasar. Hasil pengabdian ini penting sebagai alternatif media pembelajaran yang kontekstual dan inovatif serta dapat menjadi rujukan bagi sekolah maupun pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran bahasa Inggris yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.