Keamanan arsip merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas layanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kondisi lingkungan yang tidak ideal, debu, jamur, keberadaan asap atau gas mudah terbakar merupakan ancaman yang dapat merusak arsip. Ruang arsip yang tidak terpantau diluar jam operasional kantor dikarenakan tidak ada sistem pemantauan otomatis, sehingga dapat membahayakan keberlangsungan arsip. Beberapa penelitian telah mengembangkan sistem monitoring berbasis IoT menggunakan ESP32 dan sensor DHT22, namun belum mengintegrasikan dengan sensor deteksi asap serta notifikasi peringatan dini melalui WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Keamanan Arsip Berbasis Internet of Things di Disdukcapil Kabupaten Grobogan dengan menggunakan mikrokontroler ESP32, Sensor DHT22, Sensor MQ-2, LED, Buzzer, website monitoring, serta notifikasi melalui WhatsApp. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, pengembangan produk, uji coba produk, evaluasi dan penyempurnaan produk. Hasil penelitian menunjukkan sistem yang dikembangkan mampu melakukan monitoring kondisi ruang arsip secara realtime, mendeteksi perubahan suhu, kelembapan, keberadaan asap, memberikan alarm suara atau Buzzer, indicator lampu LED, menampilkan data pembacaan sensor pada website, serta mengirimkan notifikasi melalui WhatsApp. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh komponen sistem dapat bekerja sesuai dengan yang dirancang, mampu mendukung pengawasan ruang arsip secara berkelanjutan dan memberikan peringatan dini terhadap potensi kerusakan arsip, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem yang dikembangkan layak diterapkan sebagai solusi keamanan arsip di Disdukcapil Kabupaten Grobogan.