Elsa Nabawi
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Larung Sembonyo sebagai Warisan Budaya Maritim: Kajian Historis Masyarakat Pesisir Prigi, Trenggalek: Larung Sembonyo as a Maritime Cultural Heritage Historical Study of the Prigi Coastal Community, Trenggalek Elsa Nabawi
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v7i2.6497

Abstract

Adat Larung Sembonyo merupakan wujud warisan budaya bahari yang berkembang pada masyarakat pesisir Prigi di Kabupaten Trenggalek. Praktik ini dipandang sebagai representasi hubungan historis antara masyarakat nelayan dengan lingkungan lautnya, bukan sekedar ritual sedekah ke laut. Meskipun adat Larung Sembonyo dikenal luas sebagai program budaya masyarakat pesisir Prigi, masih sedikit penelitian akademis yang menempatkannya dalam konteks sejarahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis asal-usul, evolusi, dan makna sosial budaya Larung Sembonyo dari sudut pandang sejarah. Pendekatan yang digunakan adalah metodologi penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik (pengumpulan sumber melalui penelitian kepustakaan dan wawancara dengan tokoh masyarakat), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Studi ini mengungkapkan bahwa Larung Sembonyo secara historis terkait dengan dinamika sosial ekonomi nelayan dan sistem kepercayaan masyarakat pesisir. Tradisi ini berkembang seiring berjalannya waktu dari upacara komunal dan sakral menjadi program budaya dengan komponen pariwisata. Namun pelaksanaannya tetap berpusat pada nilai-nilai solidaritas, religiusitas, dan identitas maritim. Oleh karena itu, Larung Sembonyo dapat dipandang sebagai warisan budaya yang tidak hanya mencerminkan sejarah lokal tetapi juga berkontribusi terhadap identitas sosial masyarakat pesisir Prigi.