Abstrak. Ruang terbuka publik perkotaan berperan penting sebagai lingkungan pemulihan (restorative environment) fisik dan psikologis bagi masyarakat perkotaan. Taman Pakui Sayang yang berada di koridor arteri primer Jalan A.P. Pettarani Makassar menghadapi tantangan kenyamanan lingkungan yang unik akibat posisinya yang berbatasan langsung dengan koridor transportasi padat dan jalan layang tol Pettarani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ritme aktivitas olahraga dan sosialisasi pengunjung, mengevaluasi kinerja elemen fisik tapak terhadap parameter kenyamanan lingkungan arsitektur (termal, sirkulasi gerak/kinestetik, visual, dan keamanan), serta merumuskan rekomendasi perbaikan berbasis pendekatan perilaku (behavioral architecture). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode behavioral mapping (place-centered dan person-centered mapping) serta dokumentasi jejak fisik (physical traces) selama rentang waktu pagi (06.00–10.00 WITA), siang (13.00–15.00 WITA), dan sore (16.00–18.00 WITA) pada hari kerja dan akhir pekan. Hasil penelitian menunjukkan dinamika temporal yang tegas, di mana puncak okupansi terjadi pada pagi dan sore hari akhir pekan yang memadukan aktivitas olahraga aktif dan interaksi komunal secara konvergen. Kenyamanan termal dan visual tergolong sangat baik karena didukung peneduh alami pepohonan rindang (suhu rata-rata 29°C–30°C) serta bukaan visual amfiteater. Namun, ditemukan kendala kinestetik dan keamanan yang signifikan, antara lain bahaya jatuh (fall hazards) pada retaining wall tanpa pagar pengaman (guardrail), saluran drainase terbuka di area anak, intrusi akar pohon pada perkerasan jogging track, serta kemiringan ramp aksesibilitas difabel yang belum memenuhi standar desain universal. Rekomendasi yang dirumuskan mencakup pemasangan railing pengaman, penutupan parit drainase (grating cover), penambahan tree grate, penyesuaian kelandaian ramp (maksimal 1:12), dan penerapan marka sirkulasi ganda (split circulation).Kata kunci: Ruang Terbuka Publik; elemen tapak; kenyamanan lingkungan; Sosialisasi; Taman Pakui Sayang.