Instagram tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai ruang komunikasi visual tempat identitas dan makna merek dikonstruksi melalui praktik kurasi berulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi makna estetika visual pada akun Instagram @kulumanukopi serta menjelaskan fungsinya dalam strategi komunikasi merek kopi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data utama diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh informan, terdiri atas pemilik atau pengelola merek, admin Instagram, tiga konsumen, tiga pengikut aktif, dan dua calon konsumen, serta didukung observasi digital dan dokumentasi visual. Data dianalisis melalui kondensasi data, pengodean terbuka, aksial, dan selektif, penyajian data, serta verifikasi kesimpulan. Kredibilitas temuan diperiksa melalui triangulasi sumber, negative-case examination, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna estetika dikonstruksi melalui tata bahasa visual warm-minimalist yang mengintegrasikan palet earthy, negative space, pencahayaan alami, komposisi sederhana, objek atmosferik, caption kontemplatif, dan konsistensi feed. Konfigurasi ini membentuk makna ketenangan, slow living, kehangatan, kontemplasi, dan autentisitas serta mendukung pola atmosphere-first communication. Penelitian juga menemukan aesthetic–informational tension ketika konsistensi estetika dipersepsikan sebagai premium atau eksklusif sekaligus mengurangi keterlihatan informasi praktis. Temuan menegaskan estetika Instagram sebagai mekanisme konstruksi makna dan sumber daya strategis komunikasi merek.