Dana Desa merupakan instrumen kebijakan pemerintah dalam mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di tingkat desa. Efektivitas pengelolaan Dana Desa tidak hanya dilihat dari penyerapan anggaran, tetapi juga dari kesesuaian perencanaan, pelaksanaan, penggunaan dana, pencapaian tujuan pembangunan, serta manfaat yang diterima masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan Dana Desa dalam pembangunan infrastruktur di Desa Pulutan Selatan Kabupaten Talaud serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemerintah desa dan masyarakat yang terlibat dalam proses pengelolaan serta pemanfaatan pembangunan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Dana Desa di Desa Pulutan Selatan berjalan efektif berdasarkan lima indikator, yaitu ketepatan perencanaan, ketepatan pelaksanaan, ketepatan penggunaan dana, pencapaian tujuan pembangunan, dan manfaat pembangunan bagi masyarakat. Dana Desa sebesar Rp220.197.890 digunakan untuk pembangunan jalan desa, drainase, dan jaringan air bersih yang memberikan manfaat terhadap mobilitas, aktivitas ekonomi, dan kebutuhan dasar masyarakat. Faktor pendukung meliputi partisipasi masyarakat dan kerja sama pemerintah desa, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan anggaran, keterlambatan pencairan, kenaikan harga material, serta kondisi cuaca. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan Dana Desa telah efektif, namun diperlukan penguatan perencanaan, pengendalian pelaksanaan, dan dokumentasi pertanggungjawaban agar keberlanjutan pembangunan dapat terjamin.