Transformator merupakan salah satu komponen utama dalam sistem distribusi tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan energi listrik melalui perubahan tingkat tegangan sesuai dengan kebutuhan beban. Keandalan transformator sangat berpengaruh terhadap kontinuitas dan stabilitas sistem kelistrikan di lingkungan industri, sehingga diperlukan pengujian awal sebelum transformator dioperasikan (energizing). Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengujian awal transformator step-down 20 kV/400 V di PT Batamindo Investment Cakrawala, khususnya pada Departemen Power House. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara dengan teknisi, dokumentasi hasil pengujian, serta studi literatur mengenai standar pengujian transformator. Pengujian yang dianalisis meliputi turns ratio test (TTR), insulation resistance test, dan oil breakdown voltage test (BDV). Hasil analisis menunjukkan bahwa transformator tiga fasa berkapasitas 1000 kVA berada dalam kondisi layak operasi. Pengujian TTR menghasilkan deviasi maksimum sebesar ±0,074%, masih berada dalam batas toleransi standar sehingga menunjukkan kesesuaian rasio lilitan sisi primer dan sekunder. Pengujian tahanan isolasi menggunakan Megger menunjukkan nilai ≥1000 MΩ pada tegangan uji 5000 VDC, yang mengindikasikan kondisi isolasi sangat baik. Selain itu, hasil pengujian tegangan tembus minyak transformator (BDV) memperoleh nilai rata-rata sebesar 40,83 kV, melebihi batas minimum yang dipersyaratkan dalam standar pengujian. Berdasarkan hasil tersebut, transformator dinyatakan memenuhi persyaratan teknis dan siap dioperasikan pada sistem distribusi tenaga listrik di lingkungan industri.