Kanker adalah kondisi kesehatan yang mulai ketika sel-sel yang tidak normal mengalami perubahan karena mutasi dalam DNA sel. Sel-sel yang tidak normal ini kemudian mengkloning diri mereka sendiri dan mulai tumbuh secara tidak wajar, mengabaikan sinyal yang mengatur pertumbuhan dari lingkungan di sekitarnya. Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi tantangan kesehatan di seluruh dunia. Penyakit ini ditandai dengan adanya sel yang tidak normal dan dapat berkembang tanpa batas, serta memiliki kapasitas untuk menyerang dan menyebar antar sel dan jaringan dalam tubuh. Pemahaman yang mendalam mengenai terapi kanker dengan kemoterapi akan membantu pasien kanker dalam menyadari tujuan dari kemoterapi dan mempersiapkan diri mereka untuk mengantisipasi kemungkinan efek samping yang mungkin muncul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan pasien kanker mengenai kemoterapi dan rasa cemas yang mereka alami ketika menjalani prosedur kemoterapi di Murni Teguh Memorial Hospital. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam studi ini dilakukan dengan metode Total Sampling dengan jumlah 50 responden. Dalam analisis data, menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p = 0,01 (α <0,05), yang menunjukkan adanya keterkaitan antara pengetahuan pasien tentang kemoterapi dan tingkat kecemasan yang mereka rasakan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel-variabel lain yang dapat berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien kanker selama terapi kemoterapi.