Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Berbasis Permainan Edukatif untuk Penguatan Kompetensi Berbicara Bahasa Gorontalo pada Siswa Sekolah Dasar sebagai Upaya Revitalisasi Bahasa Daerah Dakia N. Djou; Asna Ntelu; Ulfa Zakaria
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.3058

Abstract

Bahasa Gorontalo sebagai identitas budaya masyarakat Gorontalo mengalami penurunan penggunaan yang cukup signifikan di kalangan siswa sekolah dasar akibat dominasi bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Pengamatan awal menunjukkan sebagian besar siswa SDN No. 76 Kota Tengah Kota Gorontalo kesulitan berbicara bahasa Gorontalo, ditandai keterbatasan kosakata dan rendahnya kepercayaan diri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi berbicara siswa dalam bahasa Gorontalo sebagai upaya revitalisasi bahasa daerah. Metode yang digunakan berupa pelatihan berpendekatan komunikatif dan kontekstual yang dipadukan dengan permainan edukatif (gamifikasi), mencakup pengenalan kosakata tempat, alam, kekerabatan, dan aktivitas sehari-hari, dilanjutkan latihan menyusun kalimat, simulasi percakapan berpasangan, serta kuis interaktif melalui aplikasi Blooket. Pelaksanaan ditempuh melalui tahap persiapan, sosialisasi dan orientasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, hingga pelaporan dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan berbicara siswa, baik dari aspek kelancaran, ketepatan kosakata, maupun keberanian dan kepercayaan diri berkomunikasi dalam bahasa Gorontalo, berdasarkan hasil observasi dan evaluasi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan literasi dan pelestarian budaya lokal, serta membuka peluang replikasi model pelatihan pada bahasa daerah lain yang menghadapi ancaman kepunahan serupa.