Keselamatan pasien merupakan bagian penting dalam mutu pelayanan kesehatan, sementara pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keselamatan pasien masih belum optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan edukasi yang partisipatif dan mudah diakses untuk meningkatkan literasi kesehatan serta keterlibatan pasien dan keluarga. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan literasi masyarakat mengenai budaya keselamatan pasien, keterampilan komunikasi, perilaku keselamatan sederhana, serta partisipasi aktif selama menggunakan pelayanan kesehatan melalui PASEMAT (Paket Edukasi Budaya Keselamatan Pasien untuk Masyarakat). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di RS Metro Cikupa pada 22 Juli 2026 dengan pendekatan edukatif, partisipatif, pelatihan, simulasi, dan pendampingan. Kegiatan diikuti 88 peserta dalam dua gelombang dan menggunakan modul, buku saku, leaflet, poster, video edukasi, QR Learning, diskusi, simulasi, serta praktik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, respons peserta, serta dokumentasi secara deskriptif. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai budaya keselamatan pasien, identifikasi pasien, komunikasi efektif, penggunaan obat yang aman, pencegahan infeksi dan risiko jatuh, serta peran pasien dan keluarga. Peserta juga menunjukkan peningkatan keberanian bertanya, mengklarifikasi informasi, mengonfirmasi identitas, dan mempraktikkan perilaku keselamatan sederhana. PASEMAT berpotensi menjadi pendekatan pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat literasi kesehatan, patient engagement, dan budaya keselamatan pasien.