Baby blues merupakan gangguan emosional yang sering dialami ibu nifas dan berpotensi berkembang menjadi depresi postpartum apabila tidak terdeteksi serta ditangani sejak dini. Rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan mental pascapersalinan dan keterbatasan akses edukasi menjadi faktor yang meningkatkan risiko terjadinya baby blues. Pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi kesehatan menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pengetahuan, kesiapan mental, dan deteksi dini gangguan psikologis pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas inovasi Mom Care sebagai solusi digital dalam menurunkan risiko baby blues pada ibu nifas di Puskesmas Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi serta kelompok kontrol. Intervensi diberikan melalui aplikasi Mom Care yang memuat edukasi psikologis, skrining Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), monitoring emosi harian, strategi coping, manajemen stres, dan dukungan keluarga. Analisis data menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Penggunaan aplikasi Mom Care meningkatkan pengetahuan ibu nifas dari rata-rata 7,25 menjadi 10,70 (p=0,001) dan meningkatkan kesiapan mental dari 26,35 menjadi 31,40 (p=0,001). Selain itu, terjadi penurunan skor EPDS dari 14,18 menjadi 7,55 (p=0,001). Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesiapan mental yang lebih tinggi serta penurunan skor EPDS yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Aplikasi Mom Care efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan mental ibu nifas serta menurunkan risiko baby blues. Inovasi ini berpotensi menjadi media edukasi dan skrining kesehatan mental berbasis digital yang mendukung upaya promotif dan preventif pada pelayanan kesehatan ibu nifas.