Maruba Rambe
Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim, Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Integritas Siswa Melalui Kantin Kejujuran di SD Haromain Tahfidz School Pekanbaru Darliswanto; Maruba Rambe; Acep Nasrulloh Abdul Karim; Muhammad Aldi Wahyudi
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter jujur pada anak sekolah dasar sering kali terkendala oleh kepatuhan semu yang bergantung pada pengawasan figur dewasa (adult-supervised honesty). Pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan karakter integritas siswa SD Haromain Tahfidz School Pekanbaru melalui revitalisasi Kantin Kejujuran. Tujuan utama pengabdian ini adalah menginternalisasi nilai-nilai kejujuran (siddiq) dan tanggung jawab (amanah) berbasis kesadaran muraqabah (kesadaran senantiasa diawasi Allah SWT) serta mentransformasikan kantin menjadi laboratorium hidup (living laboratory). Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan pihak yayasan, kepala sekolah, majelis guru, pengelola kantin, orang tua, dan siswa secara partisipatif. Strategi rekayasa teknis diterapkan melalui penataan label zona harga (color-coded price zone), penyediaan uang pecahan kembalian (float money), dan pembentukan pranata baru Kantin Buddy (Duta Kejujuran). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan Integritas Index Rate (keselarasan kas dan stok barang) yang signifikan dari 45% pada minggu pertama menjadi 94% pada minggu keempat. Terjadi pergeseran paradigma moral siswa dari ketaatan eksternal menjadi motivasi etik intrinsik. Pembentukan Kantin Buddy melahirkan kepemimpinan lokal di tingkat siswa, sementara kebiasaan bertransaksi mandiri secara jujur terbukti tersalurkan hingga ke lingkungan keluarga (home environment). Kerangka pengabdian ini merekomendasikan integrasi nilai spiritual dan rekayasa fasilitas teknis sebagai model pendidikan karakter di sekolah dasar.